KhotbahKisah Para Rasul 4 : 23 - 31 dalam ibadah ke-3 Jemaat GMIM Torsina Tumumpa Wilayah Manado Utara, minggu 16 Januari 2022 dengan Tema: " Kekuatan Doa "
Sumber: Pelajaran-Hayat Kisah Para Rasul, Buku 2, Berita 31. Posted by Arus Hayat at 12:01 AM No comments: Email This BlogThis! Share to Twitter Share to Facebook Share to Pinterest. May (23) April (24) March (14) February (25) January (27) 2006 (265) December (26)
KisahPara Rasul 4:23-31. Konteks. Doa jemaat. 4:23 Sesudah dilepaskan pergilah Petrus dan Yohanes kepada teman-teman mereka, lalu mereka menceriterakan segala sesuatu yang dikatakan imam-imam kepala dan tua-tua kepada mereka. 4:24 Ketika teman-teman mereka mendengar hal itu, berserulah mereka bersama-sama kepada Allah, y katanya: "Ya Tuhan
IniNama 313 Nabi dan Rasul. Kamis 25 Juni 2020 18:35 WIB. ilustrasi (stutterstock) JUMLAH nabi dan rasul di kalangan umat Islam muncul perbedaan. Ada yang meyakini 124.000 nabi, dan 313 rasul. Ada juga yang menyebutkan 315 rasul. Tapi, hampir semua sepakat jumlah nabi dan rasul yang wajib diketahui adalah 25 orang. Rasul dan nabi berbeda.
KisahPara Rasul 4:23-31, yang bertujuan menunjukkan secara biblikal sifat doa yang penting dan urgen. Pada akhirnya, gereja didorong untuk memahami esensi doa dan mulai berdoa dengan tekun. Kata kunci: doa, berdoa, gereja, Kisah Para Rasul, rasul God's Calling on His Church for Pray According to Acts 4:23-31 Abstract
Ananiasdan Safira (Kisah Para Rasul 5:1-11) Profil "Beth Shalom Ministry International" Pertanyaan Mengenai Kuasa Yesus (Matius 21:23-27) Cara Hidup Jemaat (Kisah Para Rasul 4:32-37) Yesus Mengutuk Pohon Ara (Matius 21:18-22) Doa Jemaat (Kisah Para Rasul 4:23-31) Februari (29)
KhotbahMTPJ GMIM dan Renungan Obor Pemuda GMIM Edisi Minggu 16 sampai 22 Januari 2022 dengan tema "Kekuatan DOA" sesuai teks Kisah Para Rasul 4:23-31.#mtpjg
LENGKONG AYOBANDUNG.COM --Berikut renungan pemuda Kristen saat teduh hari ini Rabu 27 Juli 2022 dari bacaan Kisah Para Rasul 17:10-15 Paulus dan Silas di Berea.Bacaan Kisah Para Rasul 17:10-15 untuk renungan pemuda Kristen hari ini mengisahkan tentang sikap keterbukaan dan kerelaan hati orang-orang Yahudi di Berea dalam menerima Firman Tuhan dan tiada hari tanpa menyelidiki menyelidiki Kitab
423 Sesudah dilepaskan pergilah Petrus dan Yohanes kepada teman-teman mereka, lalu mereka menceriterakan segala sesuatu yang dikatakan imam-imam kepala dan tua-tua kepada mereka.
Beberapaterjemahan Alkitab menyebutnya sebagai "bahasa roh". ( Kisah 10:46, Terjemahan Baru) Sewaktu orang Kristen yang mendapat karunia ini berbicara, orang yang menguasai bahasa itu bisa memahaminya. ( Kisah 2:4-8) Berbicara dalam bahasa lain adalah salah satu karunia dari kuasa kudus. Allah memberikan karunia ini kepada sejumlah orang
aVbI. Sesudah dilepaskan pergilah Petrus dan Yohanes kepada teman-teman mereka, lalu mereka menceriterakan segala sesuatu yang dikatakan imam-imam kepala dan tua-tua kepada mereka. Ketika teman-teman mereka mendengar hal itu, berserulah mereka bersama-sama kepada Allah, katanya ”Ya Tuhan, Engkaulah yang menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya. Dan oleh Roh Kudus dengan perantaraan hamba-Mu Daud, bapa kami, Engkau telah berfirman Mengapa rusuh bangsa-bangsa, mengapa suku-suku bangsa mereka-reka perkara yang sia-sia? Raja-raja dunia bersiap-siap dan para pembesar berkumpul untuk melawan Tuhan dan Yang Diurapi-Nya. Sebab sesungguhnya telah berkumpul di dalam kota ini Herodes dan Pontius Pilatus beserta bangsa-bangsa dan suku-suku bangsa Israel melawan Yesus, Hamba-Mu yang kudus, yang Engkau urapi, untuk melaksanakan segala sesuatu yang telah Engkau tentukan dari semula oleh kuasa dan kehendak-Mu. Dan sekarang, ya Tuhan, lihatlah bagaimana mereka mengancam kami dan berikanlah kepada hamba-hamba-Mu keberanian untuk memberitakan firman-Mu. Ulurkanlah tangan-Mu untuk menyembuhkan orang, dan adakanlah tanda-tanda dan mujizat-mujizat oleh nama Yesus, Hamba-Mu yang kudus.” Dan ketika mereka sedang berdoa, goyanglah tempat mereka berkumpul itu dan mereka semua penuh dengan Roh Kudus, lalu mereka memberitakan firman Allah dengan Bacaan dan Renungan gratis terkait dengan Kisah Para Rasul 423-31
Klik Ayat Alkitab Tafsiran Act / Kisah Para Rasul 423-31 Act 423 Sesudah dilepaskan pergilah Petrus dan Yohanes kepada teman-teman mereka, lalu mereka menceriterakan segala sesuatu yang dikatakan imam-imam kepala dan tua-tua kepada mereka. Act 424 Ketika teman-teman mereka mendengar hal itu, berserulah mereka bersama-sama kepada Allah, katanya "Ya Tuhan, Engkaulah yang menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya. Act 425 Dan oleh Roh Kudus dengan perantaraan hamba-Mu Daud, bapa kami, Engkau telah berfirman Mengapa rusuh bangsa-bangsa, mengapa suku-suku bangsa mereka-reka perkara yang sia-sia? Act 426 Raja-raja dunia bersiap-siap dan para pembesar berkumpul untuk melawan Tuhan dan Yang Diurapi-Nya. Act 427 Sebab sesungguhnya telah berkumpul di dalam kota ini Herodes dan Pontius Pilatus beserta bangsa-bangsa dan suku-suku bangsa Israel melawan Yesus, Hamba-Mu yang kudus, yang Engkau urapi, Act 428 untuk melaksanakan segala sesuatu yang telah Engkau tentukan dari semula oleh kuasa dan kehendak-Mu. Act 429 Dan sekarang, ya Tuhan, lihatlah bagaimana mereka mengancam kami dan berikanlah kepada hamba-hamba-Mu keberanian untuk memberitakan firman-Mu. Act 430 Ulurkanlah tangan-Mu untuk menyembuhkan orang, dan adakanlah tanda-tanda dan mujizat-mujizat oleh nama Yesus, Hamba-Mu yang kudus." Act 431 Dan ketika mereka sedang berdoa, goyanglah tempat mereka berkumpul itu dan mereka semua penuh dengan Roh Kudus, lalu mereka memberitakan firman Allah dengan berani. Tafsiran Wycliffe Perlawanan Pertama Dari Para Pemimpin Yahudi 41-37. Salah satu tujuan utama dari penulisan Kitab Para Rasul ialah menunjukkan, bahwa orang-orang Yahudi yang telah menolak dan menyalibkan Yesus, melanjutkan pemberontakan mereka terhadap Allah dengan menolak Injil tentang Yesus yang telah bangkit dan naik ke surga sebagaimana diberitakan oleh para rasul. Pasal ini membahas awal dari perlawanan tersebut, yang mencapai puncaknya pada usaha orang-orang Yahudi untuk membunuh rasul Paulus ketika ia berkunjung ke Yerusalem untuk terakhir kalinya 2312-15; 251-3. 24. Setelah itu diadakan suatu persekutuan doa, di mana orang-orang percaya tidak meminta Allah untuk membebaskan mereka dari kesulitan dan penganiayaan yang akan datang, tetapi mereka memuji Tuhan, karena Dia berkuasa atas segala sesuatu. Mereka menyebut Dia Tuhan yang menjadikan langit dan bumi, dan bukan hanya Tuhan. 25-26. Orang-orang Kristen menderita penganiayaan sebagaimana telah dinubuatkan dalam Mazmur 21-3. Para pemimpin itu menentang Allah dan juga Yang Diurapi-Nya atau Mesias. 27. Orang-orang percaya, kembali menyebut Yesus sebagai Hamba-Mu Yang Kudus yang adalah juga Yang Diurapi. Bagi mereka, Herodes Antipas, raja atas Galilea dan Perea, mewakili raja-raja di bumi. Pontius Pilatus, wali negeri Romawi bagi Yudea, mewakili para pembesar. Musuh-musuh yang lain di dalam mazmur itu diidentifikasikan sebagai bangsa-bangsa dan juga suku-suku bangsa Israel. 28. Di balik semua tindakan manusia jahat ini, para rasul itu tahu, terdapat segala sesuatu yang telah Engkau tentukan. 29-30. Orang-orang Kristen tidak berdoa meminta perlindungan atau keselamatan, tetapi agar mereka dapat tetap setia memberitakan Firman Allah ketika menghadapi perlawanan. 31. Jawaban atas doa mereka adalah berupa dipenuhi lagi oleh Roh Kudus, yang dimanifestasikan dalam tindakan mereka memberitakan Firman Allah tanpa takut. Sekalipun demikian, peristiwa ini bukan baptisan kembali dengan ayat Alkitab / tafsiran Software e-sword dan